Ahok Akan Bangun Jalur Sepeda Setelah Proyek MRT

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Jumat, 24/04/2015 10:47 WIB
Ahok Akan Bangun Jalur Sepeda Setelah Proyek MRT Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat melayani pertanyaan wartawan di Balai Kota, Jakarta, Senin, 17 November 2014. CNN Indonesia/Safir Makki
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana untuk kembali membuat jalur khusus sepeda di jalan-jalan di ibu kota beberapa tahun ke depan.

Nantinya, pemisahan antara jalur lambat dan jalur cepat di beberapa ruas jalan ibu kota akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kemudian, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan jalur (line) khusus untuk para pengendara sepeda yang berada di sisi jalur lambat jalanan ibu kota.

"Jalur lambat dan cepat kita mau pisahkan. Jadi, pengendara sepeda ada line (jalannya). Tapi (pembuatan jalur sepeda) nanti habis proyek MRT (Mass Rapid Transit) selesai," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/4).


Menurut Ahok, indikator kemajuan sebuah negara dapat diukur dari tingkat pengguna sepeda yang berada di negara tersebut. Semakin banyak pengendara sepeda yang berada di sebuah negara, maka semakin negara tersebut dapat dikategorikan sebagai negara maju.

Ahok mencontohkan, banyaknya pengendara sepeda di Jepang dapat dijadikan salah satu alat ukur untuk menilai kemajuan di negara samurai tersebut.

"Negara makin maju itu biasanya mereka lebih mencintai sepeda. Kayak di Jepang, di sana ada satu pulau hanya boleh memakai sepeda. Jadi kita datang ke situ, semuanya memakai sepeda," kata Ahok memberikan contoh.

Hingga saat ini, jalur sepeda di Jakarta masih minim keberadaannya. Salah satu jalur sepeda dapat ditemukan adanya di Taman Ayodya hingga Jalan Mahakam dan Jalan Melawai di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Selain itu, ada juga jalur khusus sepeda di sisi Kanal Banjir Timur yang dibuat dan diresmikan pada 2012 lalu. (obs/obs)