Effendi menjelaskan, jadwal tersebut telah menjadi kesepakatan antara tim kuasa hukum dan pihak penyidik Bareskrim Polri. Bila tidak ada halangan, Haji Lulung pun akan hadir dalam pemeriksaan besok. "Kami minta waktu agar bisa datang, besok kemungkinan pukul 10.00 WIB," ujar Effendi saat ditemui di Bareskrim Polri, Rabu siang (29/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kondisi kejiwaan Lulung yang sempat mengaku terganggu secara psikologis pasca penggeledahan, Effendi mengatan kondisi kliennya baik-baik saja dan sekarang berada di Jakarta. "Beliau baik-baik saja dan saat ini berada di Jakarta," ujarnya.
Bareskrim Polri saat ini tengah mengusut kasus pengadaan UPS. Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Keduanya adalah pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman dan pejabat pembuat komitmen Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Zaenal Soleman.
Dalam mengusut perkara ini, 16 penyidik Bareskrim Polri masuk ke dalam ruang kerja Lulung dan sekretariat komisi E untuk menggeledah dan mencari barang-barang yang berkaitan dengan kasus korupsi UPS APBD 2014 pada Senin (27/4).
(obs)