Pagi Ini Ahok Kunjungi Dua SMP Tinjau Pelaksanaan UN

Helm Firdaus, CNN Indonesia | Senin, 04/05/2015 06:28 WIB
Pagi Ini Ahok Kunjungi Dua SMP Tinjau Pelaksanaan UN Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan sidak UN ke SMAN 2 Jakarta, Selasa (14/4). Ahok mengingatkan kejujuran adalah hal yang utama, tak peduli jika harus dimusuhi banyak orang.(CNNIndonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Tjahaja Purnama alias Ahok, akan melakukan kunjungan ke dua SMP di Jakarta. Kunjungan itu untuk memastikan apakah ujian nasional (UN) SMP yang akan digelar hari ini, Senin (4/5) hingga Kamis (7/5) mendatang.

Berdasarka jadwal yang diterima oleh CNN Indonesia, kunjungan ke SMP itu akan dimulai Ahok pada pukul 06.30 WIB. SMP pertama yang akan dikunjungi oleh mantan anggota DPR ini adalah SMP Kristen II Penabur yang berada di Jalan Pembangunan III/IA, Petojo Utara, Jakarta Pusat.

Usai dari sana, Ahok akan mengunjungi SMP 65 di Sunter, Jakarta Utara. Sekolah ini sebelumnya kebakaran, maka pelaksanaan UN dipindahkan sementara ke SMA 80 Jakarta yang terletak di Jala Sunter Karya Selatan V No 80, Sunter, Jakarta Utara. Dalam kunjungan ini, Ahok akan didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Jakarta Arie Budiman.


Tahun ini, ada 50.515 SMP yang ikut melaksanakan UN tahun ini. Di mana, ujian itu diikuti oleh 3,7 juta siswa.
UN dilakukan berbasis kertas dan komputer. Adapun UN berbasis komputer dibagi menjadi 3 waktu pengerjaan dalam 1 hari yang bersamaan

Meski sebelumnya telah menemukan adanya seorang kebocoran soal ujian di dari Perusahaan Umum Percetakan Negara RI saat ujian nasional untuk Sekolah Menengah Atas, ternyata Perum Percetakan Negara dipastikan kembali mencetak soal untuk UN Sekolah Menengah Pertama dan sederajat. 


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan menyatakan akan tetap menggunakan percetakan tersebut dengan catatan pengamanan diperketat.

Anies menegaskan, pelaksanaan pencetakan UN akan diawasi secara lebih ketat. Pihak percetakan tidak diperbolehkan memiliki sambungan internet saat pencetakan soal UN berlangsung. Kemudian, master soal UN tersebut juga harus langsung dihapus seusai pencetakan selesai. 

Mulai tahun ini pula, kata Anies, soal UN yang sudah digunakan akan dimusnahkan.
(hel)