Nantinya, Pemprov DKI memang berencana untuk memasukan setiap bus di ibu kota ke dalam jalur TransJakarta.
Namun, setiap bus yang hendak melintas di jalur TransJakarta harus sebelumnya berada di bawah koordinasi perusahaan transportasi massal tersebut. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, jika belum berada di bawah kendali PT. TransJakarta, maka bus-bus yang ada tidak dapat melintasi jalur khusus bus TransJakarta yang tersedia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika pengalihan koordinasi bus berjalan lancar, maka Ahok memprediksi kemacetan di ibu kota akibat banyaknya angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat akan berkurang.
"Kalau kita teliti dengan baik semua bus itu sebetulnya ngetem karena penumpang kan hanya di pagi atau sore. Terus kalau nggak ada penumpang mereka tidak mau jalan," ujar Ahok.
"Kita masukkan (koordinasi bus umum) ke TransJakarta dan dibayar rupiah per kilometer agar, walaupun tak ada penumpang, 10 menit bus tetap jalan," kata Ahok menjelaskan rencananya. (obs)