Menurut Djarot, siswa-siswi di Kepulauan Seribu memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan keadaan geografis kepulauan. "Peserta ujian masih muda sekitar usia 14 tahun, pintar-pintar karena setiap hari makan ikan," ujar Djarot saat meninjau pelaksanaan UN SMPP di di Kepulauan Seribu, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama Djarot berpesan kepada guru-guru dis etiap sekolah agar dalam mengajar menggunakan hati karena para pelajar merupakan aset bangsa yang berharga.
UN dilakukan berbasis kertas dan komputer. Adapun UN berbasis komputer dibagi menjadi tiga waktu pengerjaan dalam satu hari yang bersamaan.
Meski sebelumnya telah menemukan adanya kebocoran soal ujian dari Perusahaan Umum Percetakan Negara RI saat ujian nasional tingkat sekolah menengah atas, Perum Percetakan Negara tetap mencetak soal untuk UN SMP dan sederajat. (obs)