'Pameran' 2,1 Ton Ganja Jaringan Aceh di Bareskrim Polri

CNN Indonesia | Senin, 11/05/2015 13:54 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bareskrim Polri, Senin (11/5), memamerkan gila-gilaan 2 ton lebih ganja yang mereka sita dari jaringan pengedar Aceh. Lapangan Bhayangkara jadi 'ladang' ganja.

Barang bukti 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). (CNN Indonesia/Abraham Utama)
Sebanyak 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini merupakan hasil sitaan polisi dalam empat kali operasi selama tiga bulan terakhir. (CNN Indonesia/Abraham Utama)
Sebanyak 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini dibawa jaringan pengedar dari Aceh ke Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sebanyak 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Sebagian ganja itu disita saat petugas Polres Jakarta Barat menangkap penyelundup ganja jaringan Aceh di Teluk Gelam, Ogan Komiring Ilir, Sumatera Selatan, 10 April 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sebagian kecil dari 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Sebanyak 1,4 ton ganja di antaranya disita saat petugas Polres Jakarta Barat menggagalkan penyelundupan ganja di Jalan Tol Dalam Kota, Jakarta Barat, 1 Mei 2015. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas memeriksa 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja itu diselundupkan oleh jaringan pengedar Aceh dari Sumatera ke Jawa dengan ditimbun buah dan sayur busuk agar baunya tak tercium. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas memeriksa 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Dalam menyita ganja-ganja ini dari jaringan pengedar Aceh, polisi menangkap empat orang di Jakarta Selatan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Wartawan memotret 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini milik jaringan pengedar Aceh. Sebagian anggota jaringan itu telah ditangkap, sebagian lagi masih buron. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Petugas memeriksa 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini antara lain diselundupkan dengan ditimbun sayur dan buah busuk. Pengedar selalu punya cara baru unutk menyelundupkannya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Sebanyak 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja itu dibawa dari Aceh ke Jakarta menggunakan truk. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Pesawat remote drone memfoto 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini hasil sitaan polisi dalam empat kali operasi selama tiga bulan terakhir di Sumatera dan Aceh. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso menunjukkan sebagian dari 2,1 ton ganja 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). (CNN Indonesia/Abraham Utama)
Petugas menjaga 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini dibawa jaringan pengedar dari Aceh ke Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Wartawan memotret 2,1 ton ganja yang 'dipamerkan' Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5). Ganja-ganja ini milik jaringan pengedar Aceh. Sebagian anggota jaringan itu telah ditangkap, sebagian lagi masih buron. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)