PDIP Minta Jokowi Jelaskan Isu Perombakan Kabinet

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Rabu, 13/05/2015 08:16 WIB
PDIP Minta Jokowi Jelaskan Isu Perombakan Kabinet Suasana sidang kabinet paripurna yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/12). Sidang tersebut membahas soal finalisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2015. (Antara Foto/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau Presiden Joko Widodo agar segera menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai wacana perombakan menteri di Kabinet Kerja.

"Kemana arah reshuffle ini. Jangan sampai ini menjadi polemik di masyarakat," ujar Hasto di Jakarta kemarin. (Baca juga: Hasil Survei Menteri Bidang Politik dan Ekonomi Negatif)

Selain itu, imbauan tersebut ia sampaikan agar kinerja 34 menteri yang tergabung dalam Kabinet Kerja tidak terganggu karena simpang siurnya wacana mengenai perombakan ini. "Ini menyebabkan ketidakpastian bagi seluruh menteri. Bagaimanapun juga meneteri harus bekerja dalam situasi yang kondusif," jelasnya.


"Kami harapkan Presiden menanggapi hal ini, jangan sampai mengganggu kinerja kabinet," tegasnya. (Baca juga: Andi Widjojanto Bela Diri Soal Sorotan Negatif Pemberitaan)

Mengenai pergeseran menteri, Hasto mengatakan partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri ini menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi sebagai pemegang kewenangan sepenuhnya. Lebih lanjut, ia menegaskan PDIP akan tetap memberikan dukungan sepenuhnya apabila Jokowi memutuskan untuk merombak sejumlah menteri di Kabinet Kerja.

Tidak hanya itu, ia pun membantah PDI Perjuangan telah menyerahkan sejumlah nama yang dipersiapkan untuk diserahkan ke Presiden Jokowi, apabila akhirnya perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

"Sama sekali tidak. Kami sampai saat ini belum membahas hal tersebut," ujarnya. (Baca juga: PDIP Masih Bungkam soal Perombakan Kabinet)

Selain itu, Hasto mengaku belum menerima adanya permintaan dari Presiden Jokowi kepada para partai pendukung untuk memberikan masukan terkait perombakan tersebut. "Sama sekali belum," tegasnya. (pit/pit)