"Ini penting agar rakyat mengerti dan tidak salah persepsi," kata SBY dalam pidato penutupannya di Kongres IV Demokrat, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi sendiri telah mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pembentukan Tim Komunikasi Presiden yang terdiri dari dua Staf Khusus Presiden, Teten Masduki dan Sukardi Rinakit. Ia mengaku ingin memaparkan konteks secara jelas dan gamblang.
"Saya biasanya jelaskan kan konteks. Tidak mungkin dijelaskan secara rinci. Oleh sebab itu, setelah saya jelaskan, harus ada yang jelaskan secara rinci. Biar dikau-dikau (wartawan) menjadi gamblang," ujar Jokowi.
"Jadi background (latar belakang) seperti apa pasti diberikan. Konteksnya menjadi jelas dan gamblang," kata dia menegaskan.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menilai latar belakang pembentukan tim ini adalah Presiden ingin adanya komunikasi yang lebih efektif.
"Supaya komunikasinya lebih efektif saja. Jadi, Presiden, terutama paham dengan apa yang menjadi perhatian publik yang akan menjadi fokus," ujar Andi. (pit)