"Kita masih dalam proses membangun sesuai dengan kriteria kapabilitas ke level 2 dan 3, jadi wajar jika Indonesia saat ini masih cukup jauh dari harapan," ujar Ardan seusai memimpin Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2015 di Aula Gandhi BPKP Pusat, Jakarta Timur, kemarin.
Ardan menyatakan bahwa audit yang dilakukan oleh BKPM merupakan salah satu upaya mendorong efektifitas aparat negara dalam rangka mengawal akuntabilitas pembangunan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lingkungan sektor publik dan pemerintahan merupakan salah satu variabel penting dalam upaya peningkatan kapabilitas APIP. "Ini merupakan momentum bagi seluruh kementerian dan lembaga Pemerintah daerah agar lebih peduli dan benar-benar mendayagunakan APIP dengan efektif agar dapat memberikan kontribusi di lingkupnya," Ujar Ardan.
Sebelumnya, berdasarkan hasil penilaian, kapabilitas 417 APIP daerah yang telah dilakukan BPKP sampai dengan akhir Desember 2014 dengan menggunakan Internal Audit Capability Model, menunjukkan sebanyak 50 APIP (11,99 persen) berada pada Level II (infrastruktur), dan sebanyak 367 APIP (88,015) berada pada Level I (initial). (pit)