"Banyak partai politik yang pecah, padahal partai merupakan fondasi untuk membangun negeri. Masyarakat juga pasti merasakan KPK semakin lemah," kata Aa Gym kepada CNN Indonesia, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perselisihan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri jadi sorotan pengasuh Pesantren Daarut Tauhiid ini. Aa Gym melihat adanya fenomena bawahan yang tidak patuh terhadap atasan. Menurutnya hal tersebut tidak akan terjadi jika presiden memiliki kepemimpinan yang kuat.
Wacana reshufle kabinet yang bergulir belakangan ini pun disetujuinya, jika pejabat di sekitar presiden memang terbukti mengedepankan kepentingan individu dan kelompok mereka, Aa Gym berkata, kemampuan memimpin bukanlah satu-satunya syarat menjadi presiden, tapi juga dukungan bawahan yang tidak haus kekuasaan.
"Perlu ada dukungan dari bawahan yang patuh pada pemimpin, sekali lagi itu masuk rumus dasar," tegas Aa Gym. (Baca juga: Berkinerja Buruk, Kepala Bappenas Kena Semprot Jokowi) (pit)