"Itu (tes keperawanan untuk wanita) salah satu syarat masuk TNI. Terus apa masalahnya? Kalau untuk kebaikan kenapa harus dikritik?" kata Moeldoko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rabu (13/5) Human Rights Watch melalui situs resminya bicara soal tes keperawanan itu. Kelompok pengawas pelanggaran hak asasi manusia yang berbasis di New York, Amerika Serikat, itu mendesak Indonesia untuk menghapuskan tes keperawanan bagi calon tentara perempuan dan calon istri tentara.
Tes keperawanan pun sempat diusulkan diterapkan di sejumlah daerah sebagai syarat kelulusan SMA. Wacana tersebut dikecam dari berbagai pihak, terutama pegiat dan pembela isu-isu diskriminasi perempuan, baik lokal maupun internasional.
Baca juga Moeldoko: Dua Perwira Tinggi TNI Siap Bergabung ke KPK (agk)