Sekitar pukul 14.50 WIB, kesembilan wanita itu datang secara bersama-sama. Mengenakan batik, mereka kompak memasuki area kerja kepresidenan itu dengan bergandengan tangan. (Baca juga: Jokowi Bertemu 'Srikandi' Panitia Seleksi KPK Hari Ini)
"Ini mau rapat dulu dengan Presiden untuk menentukan juru bicara," ujar Harkristuti Harkrisnowo, salah seorang anggota Pansel KPK yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Hukum dan HAM, seraya memasuki pintu Kantor Presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelumnya mengungkapkan, Presiden ingin bertemu tim bentukannya itu untuk menyampaikan harapan besar kepada Pansel KPK tentang pemberantasan korupsi dan institusi KPK seperti apa, sehingga terjadi persamaan parameter antara anggota dan komisioner.
Berikutnya adalah pakar cuci uang Universitas Trisakti Yenti Garnasih, psikolog Supra Wimbarti, Sekretaris Tim Independen Reformasi Birokrasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Natalia Subagyo, Direktur Analisa Peraturan Perundang-Undangan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Dani Sadiawati, dan sosiolog korupsi Meuthia Ganie-Rochman. (pit)