Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan, mengungkapkan VoIP digunakan agar aksi para pelaku tak terdeteksi saat melakukan komunikasi dengan para korbannya yang berada di luar Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam komunikasi VoIP, pengguna melakukan hubungan telepon melalui terminal berupa PC atau telepon biasa. Penggunaan VoIP memiliki keuntungan yang salah satunya adalah segi biaya yang jauh lebih murah, karena jaringan IP bersifat global.
Herry menyebut, biaya pemasangan tower satelit ilegal membutuhkan biaya yang cukup besar. "Untuk membuat antena tersebut dibutuhkan biaya sekitar 300 juta lebih," katanya.
Sementara itu, Herry juga mengatakan dipilihnya kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta oleh sindikat penipuan online yakni dikarenakan biaya hidup (living cost) yang tergolong murah, kecepatan internet yang sudah maju dan kemudahan mendapatkan fasilitas penunjang untuk melakukan praktik penipuan online tersebut.
(meg)