Hak untuk mengajukan calon kepala daerah dari partai beringin nantinya akan dimiliki oleh DPP Partai Golkar yang diakui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Namun, berdasarkan kesepakatan islah khusus yang telah ditandatangani, DPP Partai Golkar hasil Munas Bali dan Ancol nantinya diwajibkan untuk membentuk tim seleksi bersama di tingkat kepengurusan pusat dan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target kami membentuk tim seleksi bersama dalam dua hari ke depan," ujar Nurdin Halid di rumah dinas Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (30/5).
Islah khusus memang disepakati oleh DPP Partai Golkar kubu Aburizal dan Agung untuk menyambut perhelatan Pilkada serentak tahun ini. Namun, kedua kubu tetap sepakat untuk terus melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan dalam mencari kepengurusan DPP Partai Golkar yang sah di depan lembaga yudikatif.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, beberapa pengurus DPP Partai Golkar dari kubu Ical—sapaan Aburizal—yang hadir di kediaman Jusuf Kalla tadi adalah Nurul Arifin, Ade Komarudin, dan Theo Sambuaga.
Sementara itu, terlihat Leo Nababan, Lawrence Siburian, Yorrys Raweyai, Priyo Budi Santoso, dan Airlangga Hartanto turut hadir di kediaman Jusuf Kalla sebagai perwakilan pengurus DPP Partai Golkar dari kubu Agung.
(lalu/utw)