Lahan itu akan digunakan untuk pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT), tempat langsir kereta MRT. Ahok pun luar biasa senang karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT. MRT Jakarta mendapat tanah secara cuma-cuma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemanfaatan lahan 1,2 hektare itu akan dilakukan bersama oleh PT. MRT dengan Pemprov DKI Jakarta. Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jakarta Heru Budi Hartono, pembangunan depo akan segera dimulai setelah proses lelang diselesaikan dalam waktu satu minggu ke depan.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, lahan yang dihibahkan Lemdikpol kepada Pemprov DKI Jakarta itu tepat berada di perbatasan DKI Jakarta dan Banten yang terletak di pinggir Jalan Ciputat Raya. Tanah itu di pinggir Kali Pesanggrahan yang bersinggungan langsung dengan jalan utama menuju Tangerang Selatan.
Beberapa kilometer dari lokasi depo itu akan berdiri sebuah terminal MRT besar yang dibangun di lahan bekas Stadion Sepak Bola Lebak Bulus.
Jika ditotal, jalur MRT yang akan dibangun memiliki panjang 16 kilometer dan membentang dari kawasan Lebak Bulus hingga Jalan MH Thamrin. Dari total 16 kilometer, 10 kilometer akan berada di atas jalan raya (Lebak Bulus-Blok M) dan 6 kilometer sisanya di jalur bawah tanah (Sudirman-Thamrin). (agk)