Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, dua nama lain yang mendaftar adalah Kapolda Papua Inspektur Jenderal Yotje Mende dan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan Nasional Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Inspektur Jenderal Syahrul Mamma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Benny, menurut Anton tidak menutup kemungkinan ada nama purnawirawan lain yang mendaftar ke panitia seleksi KPK.
Pendaftaran pimpinan KPK oleh Panitia Seleksi bakal ditutup pada 24 Juni 2015 mendatang. Hingga Jumat kemarin tercatat ada 72 orang yang sudah mendaftar.
Setelah pendaftaran ditutup, pada 27-28 Juni, Tim Pansel akan menyeleksi syarat administrasi dan meminta tanggapan masyarakat. (Baca juga: Pati Polri Tak Perlu Non Aktif Untuk Pimpin KPK)
Setelah melalui beberapa proses seperti makalah tentang diri dan kompentensi, profile assessment, dan tes kesehatan, pada 31 Agustus 2015, Tim Pansel KPK akan menyampaikan laporan kerjanya kepada Presiden Joko Widodo.
Selanjutnya, presiden akan menyerahkan daftar nama tersebut kepada Dewan Perwakilan Rakyat untuk diuji kelayakan dan kepatutan calon pemimpin KPK. Apabila lolos dan disepakati dalam rapat paripurna maka kandidat tersebut bakal dilantik presiden menjadi pimpinan komisi antirasuah jilid IV untuk periode empat tahun mendatang. (sur)