Pada kesempatan itu, Imam Aziz menyatakan banyak speaker masjid yang rusak di Indonesia sehingga suara yang dihasilkan tidak memiliki kualitas baik. Ucapan Imam ini terkait permintaan JK beberapa waktu lalu agar masjid-masjid tak memutar rekaman pengajian untuk menghindari ‘polusi’ suara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengurus Besar NU juga sepakat dengan JK bahwa pengajian yang disiarkan lewat speaker masjid lebih baik digelar langsung ketimbang sekadar rekaman kaset.
Ia berpendapat menyiarkan pengajian lewat kaset tidak efektif dan malah berpotensi mengganggu ketenangan masyarakat sekitar. Terlebih di Indonesia banyak masjid yang dibangun pada jarak berdekatan sehingga suara antarmasjid jadi tumpang tindih.
JK selaku Ketua Dewan Mesjid Indonesia tak memperbolehkan masjid menyiarkan pengajian lewat rekaman kaset karena dianggap membuat umat Islam makin bersikap praktis tanpa melihat manfaat mengaji langsung sesuai ajaran agama. (agk)