Jokowi-JK Bikin Universitas Bakal Pusat Peradaban Islam Dunia

Noor Aspasia Hasibuan, CNN Indonesia | Rabu, 17/06/2015 14:15 WIB
Jokowi-JK Bikin Universitas Bakal Pusat Peradaban Islam Dunia Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Wapres Jusuf Kalla (tengah) dan Menag Lukman Hakim Saifuddin (kiri) bersiap menyalami para tamu undangan seusai acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/1). (ANTARA/Andika Wahyu/pd/15.
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Jokowi-JK berencana untuk membangun perguruan tinggi atau universitas Islam moderat yang diproyeksikan menjadi pusat peradaban Islam dunia. Salah satu usaha yang akan dilakukan pemerintah untuk mewujudkan rencana ini melalui merekrut tenaga pengajar asing.

"Nanti akan melibatkan banyak guru besar dari luar negeri selain yang sudah tersedia di Indonesia," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Wapres, Jakarta, Rabu (17/6). (Baca juga: Jokowi Pilih Berbaju Militer saat Terima PP Muhammadiyah)

Melalui pembangunan universitas ini, pemerintah berencana untuk menghasilkan para cendekiawan muslim, dan pemikiran-pemikiran Islam yang bisa digunakan oleh seluruh muslim dunia. Adapun rencana pembangunan perguruan ini ditujukan untuk mahasiswa pascasarjana baik untuk S2 dan S3.


"Karena yang S1 biarlah menjadi konsentrasi perguruan tinggi islam negeri yang ada sekarang ini seperti STAIN, IAIN, UIN," kata Lukman menjelaskan. (Baca juga: Beberapa Sekolah di Inggris yang Melarang Siswa Muslim Puasa)

Kendati sudah mendetailkan rencana pembangunan ini, pemerintah masih mematangkan dan mendalami konsep lebih mendalam agar realisasi pembangunan ini sesuai dengan output yang dicanangkan.

Adapun anggaran yang dipakai, Lukman menjamin tidak akan menganggu pagu lembaga negara atau universitas lainnya. "Keppres tersendiri terkait hal ini sehingga kemudian ada alokasi anggaran dari APBN,” katanya

Untuk mewujudkan hal ini pemerintah melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh Islam, ormas-ormas Islam. Sebelumnya, JK mengatakan sumber inspirasi pemerintah menjadikan peradaban Islam moderat ialah konflik Timur Tengah. (Baca juga: Kementerian Agama Setuju Mengaji Jangan Pakai Rekaman)
"Pada saat kondisi di negara-negara Islam di Timur Tengah dan Afrika mengalami banyak kesulitan dan diperkirakan jangka panjang, maka indonesia mempunyai peran yang besar untuk pemikiran-pemikiran Islam yg moderat," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6).

Untuk diketahui, JK mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan langkah-langkah kesiapan Negara Indonesia untuk menjadi pusat Islam moderat dunia salah satu cara yang disiapkan ialah lewat metode pendidikan perguruan tinggi.

"Indonesia akan punya pusat penelitian, pusat pengembangan pikiran-pikiran agama internasional," kata JK dalam pidato pembukannya di ijtimak ulama Komisi Fatwa MUI, Tegal, Jawa Tengah awal bulan ini.

JK menegaskan bahwa Indonesia siap mengeluarkan dana untuk proyek pembangunan ini walaupun menyentuh angka di Rp 10 triliun. (hel)