Anies menyatakan tujuan dari implementasi gerakan pertumbuhan budi pekerti adalah menjadikan sekolah sebagai taman untuk menumbuhkan karakter-karakter positif peserta didik di semua tingkatan sekolah, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK).
Pilihan Redaksi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada enam tahapan alur penerapan program penumbuhan budi pekerti, yakni tahap pengajaran, pembiasaan, pelatihan untuk bisa konsisten, proses pembiasaan, pembentukan karakter, dan menjadi budaya.
Kegiatan penumbuhan budi pekerti yang diterapkan di sekolah-sekolah nantinya terbagi menjadi tujuh lingkup. Di antaranya adalah menumbuhkembangkan nilai moral dan spiritual, nilai kebangsaan dan kebhinekaan, serta interaksi positif antara peserta didik dengan guru dan orang tua.
Peserta didik juga nantinya bakal diajak mengembangkan interaksi positif antarpeserta didik, merawat diri dan lingkungan sekolah, serta mengembangkan potensi peserta didik secara utuh dengan melibatkan orang tua dan masyarakat di sekolah. (obs)