PPP kubu Romy telah menyerahkan kepengurusan di sebagian provinsi dan kabupaten atau kota. Hal serupa dilakukan oleh PPP kubu Djan Faridz. (Baca: JK Yakin Sikap PPP Tak Ganggu Gelaran Pilkada)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fernita menjelaskan, setelah mengajukan SK tersebut, sejumlah kader partai berlambang Kabah ini akan maju mendaftarkan diri sebagai pasangan calon, bergandengan dengan partai lainnya. Salah satu kader yang maju yakni Epyardi Asda. Pria Minang ini akan mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur Sumatera Barat.
Sementara itu, Partai Golkar versi Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie alias Ical telah mengajukan SK Kepengurusan di 9 provinsi dan 218 kabupaten atau kota. Selanjutnya, partai berlambang beringin versi Munas Jakarta pimpinan Agung Laksono juga telah menyerahkan SK Kepengurusan di 7 privinsi dan 253 kabupaten atau kota. (Baca: Kisruh Sepanjang Tahun, Target Golkar Realistis di Pilkada)
Selain dua partai berkonflik, partai lain juga telah mengajukan SK Kepengurusan antara lain Partai NasDem ( 9 provinsi, 260 kabupaten atau kota), Partai Kebangkitan Bangsa (6 provinsi, 122 kabupaten atau kota), Partai Keadlian Sejahtera (9 provinsi, 147 kabupaten atau kota), PDIP (9 provinsi, 260 kabupaten atau kota), Partai Gerindra (7 provinsi, 160 kabupaten atau kota), Partai Demokrat (9 provinsi, 260 kabupaten atau kota), Partai Hanura (3 provinsi, 29 kabupaten atau kota), Partai Bulan Bintang (7 provinsi, 95 kabupaten atau kota), dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (9 provinsi). (obs)