Tindakan tersebut dilakukan sesuai dengan regulasi yang telah disepakati sebelumnya, yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjual peralatan dan perlengkapan sekolah di bawah harga pasar.
"JakBook ke 25 kali ini tidak hanya menjual buku. Tapi menjual peralatan sekolah dan bagi mereka yang memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP), saya sudah telah meminta diawasi, hingga akhirnya dibuat juga regulasi," ujar Michdan dalam keterangan pers di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Selasa (28/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di sini bukan harga pasar, tapi ada diskon 10-20%. Bagi orang yang dirugikan bisa menuntut 10 kali lipat dari harga barang," ujarnya.
Investigasi tersebut sebagai solusi menyelesaikan masalah dan menghilangkan tuduhan adanya monopoli harga di JakBook Fair 2015
Ketua Panitia JakBook Fair 2015 Tatang Sudensyah menyatakan, seluruh peralatan dan perlengkapan sekolah yang ditampilkan dalam pameran tersebut sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penetapan tersebut untuk menjaga kualitas barang yang ditawarkan.
Tatang menjelaskan, berdasarkan data, antusiasme pada JakBook Fair tahun lalu dalam sepuluh hari mencapai 350 ribu pengunjung dengan usia rata-rata yang datang berusia 10-35 tahun. Serta, pengunjung terbanyak datang dari Jakarta, kemudian disusul dari kota sekitar acara dan luar Pulau Jawa.
"Kami optimis akan terlaksana sampai selesai. Kami melihat dari antusiasme pengunjung, meski ada kekerangan seperti yang disampaikan oleh Gubernur DKI kemarin," ujarnya.
Sebelumnya, Senin kemarin (27/7), Ahok berang ketika menerima informasi harga perlengkapan sekolah yang dijual di JakBook malah lebih mahal ketimbang di pasaran. “Buku tulis saja di sini Rp 42 ribu, padahal di pasaran Rp 37 ribu. Ada lagi, tas di Tanah Abang dijual Rp 75 ribu, di sini Rp 170 ribu,” ujarnya.
Amukan Ahok kemarin tak menyurutkan jumlah pengunjung yang datang ke acara tersebut. Mayoritas pengunjung merupakan para orangtua murid pemegang Kartu Jakarta Pintar yang tak memiliki banyak uang tunai untuk membeli perlengkapan sekolah bagi anak-anak mereka. (hel)