Walau mendepak Tedjo Edhy Purdijatno dari kursi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Fadli menilai Jokowi tetap tidak berani menyentuh menteri-menteri lainnya yang berasal dari partai politik pendukung presiden. Tedjo, diketahui masih tercatat sebagai kader dari Partai NasDem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di bidang hukum masih dipertahankan saudara Yasonna Laoly. Itu menunjukkan bahwa pemerintahan ini ingin menjaga kegaduhan politik," ujarnya.
"Iya tapi saya kira, kita harus realistis menghadapi situasi yang sekarang," katanya.
Diketahui, enam menteri baru telah resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari ini. Keenam menteri tersebut adalah Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Maritim Rizal Ramli, Menko Polhukam Luhut Panjaitan, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Bappenas Sofyan Djalil, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Dengan terdepaknya Tedjo dari kursi Menkopolhukam, berarti komposisi menteri Kabinet Kerja dari Koalisi Indonesia Hebat berkurang satu, yakni satu kursi dari NasDem. Kini jumlah menteri yang berasal dari koalisi partai penguasa pun hanya tinggal 13 kursi. (meg)