Hasil evaluasi hari ini, medan sulit dan cuaca tak menentu jadi kendala tersendiri jika evakuasi dilakukan melalui jalur darat. Selain itu, malam hari tak memungkinkan dilakukan evakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIMAK FOKUS: Evakuasi Korban Trigana Air
"Uang dan black box sudah diamankan di posko oleh Tim Gabungan. Akan tetapi tidak semua uangnya utuh," ujarnya.
Dua bagian kotak hitam yakni rekaman data penerbangan atau flight data recorder (FDR) dan rekaman suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) sudah ditemukan.
Sebelumnya setelah menemukan 54 jenazah korban, tim gabungan berencana mengevakuasi jenazah melalui jalur darat. Hal ini dilakukan karena cuaca buruk dan medan yang tak rata sehingga membuat helikopter sulit mendekat ke lokasi kecelakaan.
Teknik hoisting atau mengangkat jenazah menggunakan tali ke helikopter juga tak bisa dilakukan karena kondisi cuaca tak menentu.
Diperkirakan jika jalur darat yang ditempuh, maka butuh waktu enam jam dari lokasi kecelakaan ke daerah terdekat di mana helikopeter bisa mendarat.
Seluruh jenazah korban rencananya akan diterbangkan ke RS Bhayangkara di Jayapura untuk diidentifikasi. Saat ini tim DVI terus mengumpulkan sampel DNA anggota keluarga korban untuk kepentingan identifikasi. (sur)