Deputi Bidang Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayor Jenderal Heronimus Guru mengatakan, butuh perjuangan keras untuk mengevakuasi jenazah korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SIMAK FOKUS: Evakuasi Korban Trigana Air
Butuh lebih dari lima orang untuk bisa mengangkat satu jenazah. "Kondisi fisik tim harus benar-benar prima," kata Heronimus. (Baca juga: Uang 6,5 Miliar dalam Kabin Trigana Ditemukan Hangus)
Dari basecamp sementara ini, jenazah akan dibawa Bandara Oksibili menggunakan helikopter jika kondisi cuaca mendukung. Namun jika kondisi cuaca kembali tak bersahabat, kendaraan darat akan digunakan untuk membawa jenazah ke bandara.
Seluruh jenazah korban jatuhnya pesawat Trigana yang melayani rute Bendara Sentani - Oksibili itu jatuh, Minggu (16/8) lalu. Pesawat menabarak gunung yang membuat tak satupun penumpang dan awak pesawat selamat. Pesawat tersebut membawa 54 penumpang dan awak.
Evakuasi sedianya akan dilakukan kemarin. Namun helikopter yang disiapkan tak mampu menembus cuaca buruk di sekitar lokasi kecelakaan. Rencana evakuasi melalui jalur darat juga dibatalkan kemarin. Sebanyak 54 jenazah korban tadi malam diinapkan di lokasi kecelakaan sebelum mulai dievakuasi hari ini. (sur/sur)