"Kami telah mengamankan 27 warga karena aksi pembakaran alat berat dan kerusuhan yang terjadi tadi," kata Umar ditemui di lokasi penggusuran, Kamis (20/8).
Saat ini, ribuan petugas dipastikan masih melakukan pengamanan ketat di sekitar Kampung Pulo. Umar menyebut, penutupan jalan akan berlangsung hingga petang nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, terhitung sudah enam jam warga bersitegang dengan petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP.
"Rumah susun itu kapasitasnya nanti kurang lebih 1000, artinya lebih dari cukup untuk 900 warga (Kampung Pulo). Langkah penertiban dilakukan sekarang, kalau tidak ya kapan selesainya?,"
ujar Tito.
Dia menjelaskan, kerusuhan dalam proses penggusuran kali ini terjadi karena adanya beberapa warga yang menolak untuk direlokasi karena selama ini menyewakan tanah negara yang mereka manfaatkan.
"Tanah negara di sini dibangun secara liar lalu disewakan. Makanya, pindah ke rumah susun menjadi tidak menguntungkan bagi mereka," katanya. (meg)