Jokowi Sindir Stasiun Televisi yang Siarkan Sinetron

Resty Armenia, CNN Indonesia | Jumat, 21/08/2015 19:03 WIB
Jokowi Sindir Stasiun Televisi yang Siarkan Sinetron Presiden Joko Widodo (Jokowi) di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (5/8). (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti tayangan-tayangan di stasiun televisi yang dinilai tidak memberi pendidikan bagi generasi penerus bangsa. Salah satunya yaitu tontonan sinetron.

Jokowi menceritakan banyaknya kalangan yang mempersoalkan gencarnya tayangan sinetron di jam-jam strategis yang banyak ditonton anak-anak di rumah. “Saya menangkap memang ada keresahan publik,” kata Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (21/8).

Hal tersebut Jokowi sampaikan saat menerima Mendikbud Anies Baswedan, Menkominfo Rudi Antara, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Judhariksawan, dan para direktur program televisi swasta dan negeri.


Jokowi mengatakan ia saat bertemu dengan kalangan ormas keagamaan, tokoh-tokoh masyarakat, dan kelompok-kelompok pendidik seperti guru menerima keluhan atas tayangan telivisi yang dianggap tak mendidik.

“Pak (Presiden), saya ini pagi mendidik anak-anak saya, hal-hal yang berkaitan dengan budi pekerti dan lain-lain. Tapi malamnya nonton sinetron,” tutur Jokowi menceritakan keluhan dari kelompok pendidik. “Nonton televisi yang hiburan berbanding terbalik dengan apa yang saya (guru) sampaikan.”

Jokowi mengaku dapat memaklumi soal televisi banyak menayangkan hiburan atau sinetron karena terkait dengan rating dan pemasukan dari iklan. “Sinteron ratingnya tinggi. Ini urusan industri bisnis,” ujar Jokowi.

Selain itu Jokowi pun menyindir stasiun televisi yang menayangkan soal tahayul. “Ke sektor-sektor yang tidak rasional, banyak yang tahayul juga. Ini yang dikomplain oleh ormas agama. Saya ngomong, sekarang saya blak-blakan di sini,” kata Jokowi.
 
Hal-hal yang seperti itu, lanjut Jokowi, yang ia tangkap yang menjadi sebuah keresahaan di masyarakat. “Bukan di news-nya (tayangan berita). Sekali lagi ini bukan di masalah news,” ujar Jokowi menekankan.

Jokowi menambahkan bahwa ia selama ini menonton semua tayangan yang disajikan oleh stasiun televisi. “Saya tuh nonton, terus terang nonton semuanya yang bapak ibu produksikan, saya nonton semuanya. Dari televis, semuanya saya lihat. Saya lihat semuanya,” tutur Jokowi. (obs/obs)