Wanita yang menyandang pangkat Brigadir Jenderal ini menegaskan bahwa sudah seharusnya KPK berbagi tugas dengan Polri dan Jaksa. Dia pun yakin jika lembaga antirasuah ada di bawah pimpinannya maka bisa terjadi sinergi antara dua lembaga tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, dia menggagas agar KPK dapat disulap sebagai pusat informasi tindak pidana di Indonesia, dimana data yang diterima merupakan data yang dikumpulkan dari seluruh Indonesia.
"Faktor eksternal adalah karena saya perempuan, dan seluruh pansel perempuan, jadi saya merasa terdorong. Faktor internal, karena saya yakin saya punya kemampuan itu," katanya.
Sebanyak 19 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan menjalani tes wawancara sejak hari ini hingga Rabu (26/8) mendatang. Tes wawancara digelar terbuka di Ruang Serba Guna, Kementerian Sekretariat Negara. Masing-masing kandidat akan diberi waktu satu jam untuk menjawab pertanyaan panel. (meg)