Said Aqil bertemu Jokowi untuk melaporkan dan menyerahkan hasil Muktamar yang digelar di Jombang, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Turut diserahkan kepada Presiden susunan kepengurusan yang sudah tersusun untuk periode 2015-2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran sang Kepala Negara nantinya akan berarti bahwa kepengurusan PBNU 2015-2020 sudah diterima oleh pemerintah.
"Kami juga melaporkan hasil yang dicapai dan menyatakan kami siap melakukan kemitraan dengan pemerintah untuk mengatasi paham-paham yang menyimpang, radikalisme dari berbagai kelompok atau menanggulangi masalah ekonomi yang dialami oleh negara," kata dia.
Hasil muktamar yang dilaporkan kepada Presiden Jokowi itu, tutur Ma'ruf, termasuk terkait penyelenggaraan program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) yang sesuai dengan syariah Islam.
Dari hasil rapat tim formatur pada Muktamar PBNU beberapa waktu lalu, terbentuklah susunan nama pengurus PBNU periode 2015-2020.
Berikut susunan pengurus tersebut:
Rais Aam : Ma'ruf Amin
Wakil Rais Aam: Miftahul Ahyar
Katib Aam: Yahya Cholil Staquf
Ketua Umum: Said Aqil Siraj
Wakil Ketua Umum: Slamet Effendy Yusuf
Sekretaris Jenderal : Helmi Faizal Zaini
Bendahara Umum: Bina Suhendra (sur)