Dikutip dari Detikcom, Lino sempat mengeraskan volume telepon genggamnya dan memperdengarkan kepada wartawan saat dihubungi Sofyan Djalil siang tadi.
(Baca juga: Bareskrim Geledah Kantor Pelindo II Terkait Korupsi Crane)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lino juga menegaskan kembali niatnya yang akan berhenti dari jabatannya sekarang bila diperlakukan tidak adil.
Kepada Sofyan Djalil, Lino menjelaskan bahwa polisi mencari file dokumen terkait 10 crane yang tak berfungsi sehingga mempengaruhi proses dwell time alias bongkar muat di pelabuhan.
Lino mengaku menghormati tindakan polisi yang melakukan penggeledahan. Namun penggeledahan ini tak bisa dilakukan karena dia merasa belum pernah dimintai keterangan oleh polisi.
"Pak Sofyan, kalau Presiden nggak bisa clear (menyelesaikan) Saya berhenti. Susah ini kalau benar ini negeri begini. Kami kayak dihukum sama media," kata Lino kepada si penelepon. (ama/ama)