Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menjelaskan, kasus Gayus terjadi lantaran petugas lapas mudah tergoda dengan sogokan narapidana yang menawarkan sejumlah uang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Ria mengakui lapas masih dihadapi persoalan kekurangan petugas, seperti seorang petugas mengawasi 15 orang narapidana.
Sementara, Juru Bicara Direktur Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Akbar Hadi mengakui permasalahan utama yang dihadapi pihaknya adalah kurangnya kualitas dan kuantitas petugas lapas.
"Kita perlu akui dari segi kualitas dan kuantitas petugas tidak memadai untuk lapas yang ada," kata Akbar
Akbar pun mencontohkan, LP Salemba yang diisi sekitar 3.700 narapidana, hanya dijaga 25 petugas. Begitu pula di tempat lain, ada satu LP yang berpenghuni 600 narapidana hanya dijaga empat petugas. Sehingga, petugas secara kuantitas tidak sebanding dengan warga binaan.
Selain itu, menurutnya, lemahnya komitmen dari petugas lapas akibat terdapat godaan dari narapidana kaya, khususnya kasus korupsi yang meminta keringanan dan kemudahan fasilitas sehingga terlihat menjadi upaya meloloskan dari lapas.
Ia pun mengusulkan agar terpidana korupsi juga dimiskinkan agar menjaga petugas menerima suap atau sogokan dari mereka.
"Lapas kita ini sudah dihuni kasus-kasus berat dan banyak duitnya. Kalau tidak dimiskinkan, petugas kami jadi korban juga,"
Sebelumnya, Terpidana kasus pajak Gayus Tambunan yang saat ini sedang menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, memang sempat keluar tahanan pada Rabu, 9 September 2105. Keberadaan Gayus menjadi sorotan setelah foto mirip dirinya tersebar di media sosial.
Sumber CNN Indonesia di Kementerian Hukum dan HAM menyatakan, Gayus dipinjam dari tahanan karena dipanggil hakim Pengadilan Agama Jakarta Utara.
"Tanggal 9 September dia mendapat panggilan dari Pengadilan Agama Jakarta Utara. Panggilan itu tidak dia wakilkan ke pengacara atau pihak ketiga," kata dia, Senin (21/9) lalu. (tyo)