Jokowi Jadi Inspektur Upacara Peringatan Kesaktian Pancasila

Resty Armenia, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2015 07:47 WIB
Jokowi Jadi Inspektur Upacara Peringatan Kesaktian Pancasila Sebuah mawar diletakkan dengan latar gambar Monumen Pancasila Sakti saat persiapan peringatan Kesaktian Pancasila, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (30/9). (NTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10), pukul 08.00 WIB pagi ini.

Hal ini sebelumnya juga telah dipastikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung. "Presiden akan hadir di acara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober. Beliau sebagai inspektur upacara," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu mengungkapkan, Jokowi meminta seluruh menteri Kabinet Kerja untuk menghadiri upacara tersebut.


Yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Kapolresta Depok Komisaris Besar Dwiyono. Sementara itu, Teks Pancasila dibacakan oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, pembacaan Pembukaan UUD RI 1945 dilakukan oleh Ketua DPD Irman Gusman, pembacaan dan penandatangan Ikrar oleh Ketua DPR RI Setya Novanto, dan pembacaan doa disampaikan oleh Dirjen Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin.

Untuk kesatuan upacara kali ini berjumlah 1.029 peserta yang terdiri atas Pasukan Upacara TNI dan Polri; Pasukan Upacara Mahasiswa, KNPI, dan Pramuka; serta Pasukan Upacara pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.

Yang tampil sebagai paduan suara (Aubade) adalah siswa-siswi dari 5 sekolah, yakni SMA 78 Jakarta, SMA Kristen 3 Penabur, SMA 39 Jakarta, SMA 49 Jakarta, dan SMA 34 Jakarta. Untuk orkestra diisi oleh SMKN 2 Kasihan, Bantul, Yogyakarta.

Tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 153/Tahun 1967 tentang Hari Kesaktian Pancasila. Hari tersebut ditetapkan oleh pemerintah untuk menanamkan pesan di hati seluruh masyarakat Indonesia bahwasanya Pancasila, sebagai ideologi negara tidak akan pernah tergantikan oleh paham apapun di Bumi Pertiwi.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini terasa istimewa karena merupakan peringatan ke-50 tahun Kesaktian Pancasila. Oleh karena itu, tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini adalah Kerja Keras dan Gotong Royong Melaksanakan Pancasila. Tema tersebut dimaksudkan agar dalam 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Indonesia dapat lebih bekerja keras dalam mengamalkan Pancasila. (rdk)