Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan peristiwa itu terjadi lantaran ada kesalahpahaman antara kedua pihak.
Lihat juga:Menanti Tak Ada Lagi Bentrok TNI dan Polri |
"Mereka berseragam, tapi karena jaga malam mereka pakai jaket," kata Badrodin di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat siang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polri juga telah berkoordinasi terkait kejadian tersebut. Saat ini pengusutan ditangani oleh Kepolisian Daerah Papua.
"Tapi terjadi keributan dan berhasil diusir," kata Dwi.
Setelahnya, datang lagi 30 orang yang membawa panah dan parang sambil berteriak-teriak. Saat itu, terjadi juga perusakan fasilitas umum.
Anggota Paskhas kemudian melepaskan tembakan peringatan tapi kelompok tersebut melawan. "Mungkin saat itu anggota polisi datang," kata Dwi.
Setelah massa dibubarkan, ditemukan anggota polisi yang tergeletak karena tertembak di bagian paha. Kejadian itu, kata Dwi, tidak diharapkan oleh TNI.
"Perlu diingat, ini tidak ada unsur kesengajaan," kata Dwi. (utd)