"Ini gagasan irasional dan tidak kontekstual dengan kebutuhan berbangsa dan bernegara dan tidak untuk meningkatkan kualitas berkewarganegaraan," kata Hendard dalam keterangan persnya yang diterima CNN Indonesia, kemarin.
Gagasan itu dianggap Hendardi ibarat menambah masalah, karena munculnya sistem lain di pendidikan Indonesia, yang mana pendidikan sebelumnya belum mampu menciptakan sumber daya manusia yang sempurna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendardi menilai, kebutuhan mutakhir bangsa ini adalah bukan dengan menghimpun manusianya untuk bisa baris berbaris, tetapi meningkatkan kemampuan kompetitif warga negara.
"Mereka membela negaranya itu dengan cara memperlihatkannya sebagai manusia berkualitas," ujar Hendardi. (pit)