Arsul menyampaikan hal ini menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang meminta Jaksa Agung diganti. Jaksa Agung saat ini Prasetyo beralatar belakang partai politik yakni Nasional Demokrat.
"Bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti," kata Arsul saat dihubungi, Jumat 16/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, ia mengimbau Prasetyo untuk mempunyai dan menunjukkan ketegasan dan kebijakannya berkomunikasi orang politik.
Fadli Zon sebelumnya menilai Jaksa Agung pantas diganti karena perkara korupsi yang menjerat dua bekas anggota NasDem yakni Patrice Rio Capella dan Otto Cornelis Kaligis. Pergantian penting agar penegak hukum tak jadi alat politik.
Keduanya jadi tersangka kasus dengan latar belakang yang sama, penyelewengan dana bantuan sosial Provinsi Sumatera Utara. Prasetyo sebelum jadi Jaksa Agung juga merupakan poltikus Nasdem.
Bukan soal partai politik yang sama, sebelumnya dalam persidangan kasus suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara, saksi Evy Susanti mengatakan ada upaya pengamanan kasusnya oleh kejaksaan.
Di muka persidangan ia mengatakan, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho ingin agar kasus penyelewengan bansos ditangani oleh Kejaksaan Agung agar aman. (sur)