Beberapa instansi, salah satunya kepolisian, juga ditugaskan untuk menerapkan sanksi administratif terhadap orang-orang yang tidak menjadi peserta program jaminan sosial meski telah memenuhi persyaratan.
"Sosialisasi pengenaan sanksi administratif akan dijalankan hingga 2019 karena beberapa instansi perlu penyelarasan aturan. Target kami, pada 2019 semua orang sudah punya Kartu Indonesia Sehat (KIS)," kata Rachmat seusai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) tingkat nasional di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Kamis (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika orang yang sudah memenuhi persyaratan kepesertaan tidak melaksanakan kewajiban tersebut, maka akan dikenakan sanksi administratif, salah satunya tidak mendapatkan pelayanan publik.
Lihat juga:BPJS Kesehatan Denda 124 Perusahaan |
"Penerapan sanksi ini jangan dilihat sebagai tujuan, melainkan harus dilihat sebagai cara perluasan kepesertaan dalam program BPJS," kata Rachmat.
Kepala Bidang Regident Korlantas Polri Kombes Pol Refdi Andri menyatakan pihaknya siap menjalankan tugas tersebut. Namun, ia menilai perlu ada implementasi bertahap sebelum mempertegas bahwa keanggotaan dalam program BPJS merupakan syarat wajib.
"Harus dilakukan sosialisasi terlebih dulu kepada pemilik kendaraan bermotor dan pemegang SIM bahwa ada ketentuan kewajiban mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS. Kalau melanggar, perlu ditekankan kalau mereka akan dikenakan sanksi berupa penghentian pelayanan BPKB, STNK, dan SIM bagi yang bersangkutan," katanya. (bag/bag)