AAP ditemukan tewas mengenaskan di sebuah lahan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Tenjo milik Perhutani yang terletak di kawasan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/10) lalu.
"Kami masih menyelidiki hasil uji DNA korban. Bila ada kecocokan dengan saksi potensial, kami akan lakukan upaya paksa," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (11/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus menarik penyelidikan dari lokasi penemuan dan kami juga menarik penyelidikan tempat asal korban tinggal," ujar Krishna.
"Kami sudah dapat progress kenapa Jasinga jadi lokasi pembuangan. Analisa yang kami bangun, ada keterkaitan. Nanti pada waktunya kami sampaikan," ujar Krishna.
Korban AAP merupakan warga di RT 4/RW 7 Karet Tengsin, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat dan merupakan seorang pelajar kelas 1 di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Mubarok yang berlokasi tidak jauh dari kediamannya.
Selain mengalami kekerasan fisik, AAP juga diketahui mengalami kekerasan seksual. Hal tersebut berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. (utd)