"Itu mah tergantung orang Jakartanya, pilihan orang Jakarta, mudah saja," kata Ahok saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kamu jika suka sama seseorang mana bisa diatur," katanya.
Managing Director Cyrus Network Eko David Afianto mengatakan, mereka masuk dalam kategori yang konsisten mulai dari pilihan dalam pertanyaan terbuka (top of mind), pilihan ketika simulasi, sampai kesediaan untuk mengumpulkan kartu tanda penduduk jika Ahok maju dalam pemilihan kepala daerah melalui jalur independen.
Cyrus melakukan survei yang melibatkab seribu responden yang tersebar di wilayah Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu, pada 27 Oktober hingga 1 November 2015. Pada survei sebelumnya, angka top of mind Ahok hanya 26 persen. Saat ini lebih tinggi 14 persen.
Sementara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mengalami peningkatan yang drastis seperti survei sebelumnya.
Jika dalam survei April lalu selisih head to head antara Ahok dan Ridwan hanya 5 persen, maka dalam survei kali ini selisih elektabilitas mereka melebar menjadi 12 persen.
Sementara selisih head to head antara Ahok dengan Risma sebelumnya hanya 7 persen, maka dalam survei kali ini jarak mereka melebar menjadi 16 persen. (obs)