Menurut pantauan CNN Indonesia, Sabtu (14/11), dua personel Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya bersiaga di depan Kedubes Perancis. Salah satu petugas yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa penjagaan di Kedubes Perancis biasanya tak seketat ini.
Lihat juga:ISIS Klaim Pembantaian di Paris |
Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Corinne De Breuze, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah Indonesia ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Breuze juga berterima kasih atas ucapan belasungkawa dari beberapa petinggi RI, termasuk Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi.
Dalam kesempatan tersebut, Breuze menyatakan bahwa Presiden Perancis, Francois Hollande, mencanangkan tiga hari berkabung. Oleh karena itu, beberapa insitusi dan sekolah Perancis di Indonesia akan ditutup selama tiga hari ke depan.
Di halaman kedutaan juga terlihat bendera Perancis dan Uni Eropa dikibarkan setengah tiang.
SIMAK FOKUS: Paris Diserbu
Di Perancis, Hollande menyatakan situasi gawat darurat. "Presiden meminta penutupan segera semua kontrol perbatasan dan sekarang semua kontrol perbatasan akan sistematis," kata Breuze.
Setidaknya 153 orang tewas dalam pengeboman dan penembakan di stadion nasional Stade de France di Saint-Denis, beberapa restoran dan gedung konser Bataclan. Sebanyak delapan pelaku penyerangan tewas oleh pihak keamanan Perancis, namun belum diketahui apakah terdapat pelaku yang berhasil melarikan diri. (sur)