“Biar alurnya jelas, kami serahkan kepada MKD. Bagaimana soal etika, dugaan pelanggaran, nanti ditentukan hasilnya setelah MKD bersidang,” kata Ical saat menyambangi Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/11).
Meski meminta kader Golkar di MKD untuk membantu Setya, Ical menyatakan bantuan itu bukan bertujuan untuk mengintervensi kinerja MKD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Ical, Ade menolak langkah Golkar tersebut disebut sebagai intervensi. Ade menyatakan, bantuan kepada Setya merupakan hak fraksi terhadap anggotanya.
“Bantuannya seperti apa, kami serahkan seluruhnya kepada anggota MKD dari Golkar. Mereka yang paling paham,” ucap Ade.
Di antara 17 anggota MKD dari 10 fraksi yang ada di DPR, Golkar memiliki tiga kursi, yakni Wakil Ketua MKD Hardisoesilo, anggota MKD Budi Supriyanto, dan Dadang S. Muchtar.
Lihat juga:Jaring Masalah Setya Novanto |
Laporan Sudirman merinci pertemuan ketiga yang dilakukan pada Senin 8 Juni 2015 sekitar pukul 14.00-16.00 WIB di hotel kawasan Pacific Place Sudirman Central Business District, Jakarta.
Pada pertemuan itu, Setya Novanto menjanjikan cara penyelesaian tentang kelanjutan kontrak Freeport, dan meminta Freeport memberikan saham yang disebut-sebut akan diberikan kepada Jokowi dan JK.