Jokowi Tinjau Pembangunan Rel Kereta Api Trans Sulawesi

Resty Armenia, CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2015 10:18 WIB
Jokowi Tinjau Pembangunan Rel Kereta Api Trans Sulawesi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat meninjau pembangunan rel kereta di Bandara Minangkabau, Padang, Sabtu (10/10). (Dok. Sekretariat Kabinet).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Sulawesi Selatan untuk meninjau pembangunan rel kereta api Trans Sulawesi.

Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Widodo bertolak ke Makassar dengan Pesawat Kepresidenan, Rabu (25/11), pukul 09.00 WIB. Turut mendampingi Presiden, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, dan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Hadi Tjahjanto.
Rencananya, setelah tiba di Makassar, Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru yang berjarak 75 kilometer. Di sana, ia akan meninjau‎ panel dan lokasi pembangunan rel Kereta Api Trans Sulawesi tahap pertama dengan rute Makassar dari dan menuju Pare-pare.

Malam harinya, Jokowi dan rombongan akan menghadiri Pembukaan Musyawarah Nasional V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).
Setelah bermalam di Makassar, Jokowi bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Setibanya di sana, ia akan melanjutkan perjalanan menuju Taman Hutan Raya Sultan Adam, Desa Mandi Angin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar menggunakan jalur darat sejauh 31 kilometer.


Di Taman Hutan Raya Sultan Adam, Jokowi akan menghadiri acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) Tahun 2015.

Kepala negara dan rombongan rencananya akan meninggalkan Banjarmasin pada siang hari dan diperkirakan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Kamis (26/11), pukul 14.15 WIB.

Proyek kereta api trans Sulawesi menjadi prioritas pemerintah pada 2015 sebagai salah satu proyek padat karya yang dapat menyerap tenaga kerja. Selain proyek kereta api di Sulawesi, sebelumnya, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan pemerintah juga akan membangun jalur kereta api Trans Sumatra yang menghubungkan Aceh, Sumatra Utara hingga ke Jambi.

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan pembangunan kereta api Trans Sulawesi, yang diharapkan bisa digunakan pada 2017 nanti, akan menjadi moda transportasi kereta api publik pertama di Pulau Sulawesi. 

"Kereta api akan mengubah peradaban Sulawesi. Tidak ada negara yang maju tanpa kereta api," katanya. (utd/utd)