Saat membuka ratas, Jokowi menyampaikan, untuk membangun kekuatan pertahanan, maka negara harus memenuhi kebutuhan alutsista secara terpadu baik di Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, maupun di kepolisian.
"Saat ini hampir semua negara berlomba-lomba untuk memajukan teknologi pertahanannya. Kita juga ingin mengupayakan membangun postur pertahanan TNI yang makin kokoh, makin lengkap, dan makin modern," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keempat, pengadaan alutsista ini harus memperkuat keterpaduan operasional antara sistem senjata dan antarmatra. Ini penting sekali, kalau tidak terintegrasi maka tidak ada keterpaduan. Nanti akan jalan sendiri-sendiri," ujarnya.
Menutup pembukaannya, Jokowi menekankan kembali hal-hal yang berkaitan dengan pembelian helikopter dan alutsista lainnya. (utd)