Kedatangan Ferialdy hari ini untuk menjalani pemeriksaan keduanya. "Iya diperiksa lagi," kata kuasa hukumnya, Frederich Yunadi, Rabu (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terus ditanyai wartawan, dia akhirnya kembali ke rombongannya. Namun, Ferialdy enggan memberikan pernyataan.
Alat-alat berat tersebut diduga mangkrak dan tidak dikirimkan ke tempat seharusnya, yakni ke delapan pelabuhan di Indonesia.
Penyidik beserta ahli telah melakukan uji fisik terhadap alat-alat itu. Hasilnya, mobile crane gagal mengangkat beban yang telah disiapkan.
Namun, Frederich membantah alat-alat itu tidak beroperasi dengan baik. Dia mengatakan tim penguji menyiapkan beban lebih dari kapasitas masing-masing alat dan kesepuluh mobile crane masih berhasil mengangkatnya.
(meg)