Anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar hasil Munas Bali dan Riau, Ibrahim Ambong mengatakan pihaknya akan mengumpulkan para tokoh senior Golkar baik yang saat ini berada di kepengurusan Golkar hasil Munas Bali maupun Ancol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibrahim menyatakan desakan agar diselenggarakannya musyawarah nasional (Munas) sudah begitu kuat sehingga tidak bisa dicegah. “Sudah melebar kemana-mana harus digelar munas,” ujarnya.
Ibrahim mengingatkan bahwa kepengurusan hasil Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie juga tidak disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM menyusul dicabutnya kepengurusan Golkar hasil Munas Ancol pimpinan Agung Laksono. "Kan kepengurusan Bali tak diakui juga," ucapnya.
Munas bersama, tambah Ibrahim, saat ini sebagai satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah yang berlarut-larut. "Munas sudah menjadi kebutuhan yang mendesak,” tutur bekas Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat itu.
Sebelumnya Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar hasil Munas Riau, Akbar Tandjung setuju dengan dorongan Poros Muda Golkar agar Golkar segera menggelar Munas. Menurut Akbar, dengan diselenggarakannya Munas, maka langkah rekonsiliasi partai dapat terwujud. (obs/obs)