Menurut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Arminsyah, Setya rugi jika tak memenuhi panggilan lembaganya karena ia tak bisa memberi penjelasan terkait perkara dugaan pemufakatan jahat terkait perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia yang diduga melibatkannya.
"Menurut saya beliau yang rugi ya, tidak bisa memberi penjelasan ke kita atas indikasi yang kita punya. Beliau tidak memberi penjelasan artinya dari pihak Setya tidak masuk informasi ke kita," kata Arminsyah di Kejagung, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mau rapatkan dulu dengan tim. Sepertinya (Setya) kita panggil sekali lagi. Kesimpulan sepertinya belum, kita coba sekali lagi (memanggil Setya)," ujarnya.
Kejagung sebelumnya telah memeriksa beberapa orang dalam penyelidikan perkara tersebut hingga saat ini. Orang-orang yang sudah diperiksa adalah Maroef, Menteri ESDM Sudirman Said, Deputi I Kantor Staf Presiden Darmawan Prasojo, Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti Swasanani, dan sekretaris pribadi Setya, Medina. (pit)