"Belum, kan ini baru dicari ada pidananya atau tidak. Kalau pondasinya kuat, kesananya cepat," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/1).
Krishna mengatakan sampai hari ini penyidik masih mengumpulkan dan meneliti seluruh barang bukti yang diperoleh sejak pertama kali penydikan dilakukan. Krishna mengaku, ada beberapa bukti penting yang diperoleh penydik. Namun, ia enggan menyebutkan bukti penting apa yang diperoleh oleh penyidik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krishna menuturkan penyidik juga telah berkonsultasi dengan berbagai ahli untuk mengungkap kasus tersebut. Selain itu, sejumlah bukti-bukti juga telah dikumpulkan oleh penyidik. Namun, polisi masih menunggu hasil uji Laboratorium Forensik sebelum menyampaikan sejumlah fakta kepada publik.
Sedianya Mirna sedang bercengkerama dengan dua sahabatnya, H dan J alias S, di restoran itu. Di antara mereka bertiga, Mirna datang belakangan.
J tiba lebih dulu sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung memesan minuman untuk dia, Mirna, dan H. Mirna dipesankan es kopi vietnam, sedangkan J dan H cocktail dan fashioned fazerac.
Kopi Mirna datang paling akhir, sekitar 40 menit setelah minuman J dan H. Namun baru satu sedotan, Mirna mengeluh sakit hingga akhirnya meninggal di rumah sakit. (bag)