Priyo menilai, tim transisi dapat menampung dua belah pihak yang berseteru. Tim dibentuk demi terjadinya rekonsiliasi menyeluruh, melalui Munas yang paling lambat diselenggarakan Maret 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal serupa disampaikan Politikus Senior Golkar, Siswono. Namun, dia mengaku dirinya baru mengetahui ditunjuk menjadi anggota Tim Transisi, setelah Ketua MPG membacakan putusan sidang terbuka sore ini.
"Belum (ada komunikasi ke JK). Tentu nantinya Pak Jusuf Kalla akan menyelenggarakan rapat tim transisi dahulu," ujar Siswono.
Tim Transisi ini rencananya akan diketuai Jusuf Kalla, dan menunjuk BJ Habibie sebagai pelindung. Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol dan Bali, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie dicatat sebagai anggota. Adapun, MPG juga memasukkan Ginanjar Kartasamsita, Emir Salim, Abdul Latif, Siswono, Akbar Tanjung, Theo L Sambuaga dan Sumarsono menjadi angota.
Dalam sidang MPG tadi, tidak terlihat kader Golkar loyalis Aburizal Bakrie. Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Ical, Azis Syamsudin mengatakan tidak mengetahui adanya sidang terbuka MPG yang dipimpin Muladi. Dia mengaku juga tidak menerima adanya undangan menghadiri sidang tersebut.
Karenanya, dia enggan mengomentari apapun keputusan yang dibuat MPG dari sidang terbuka. Hal itu juga dikarenakan adanya perubahan susunan MPG sejak 14 Juli lalu.
"Kan MPG sudah diganti. SK DPP Partai Golkar, MPG sudah berubah kepengurusannya," kata Azis Syamsudin saat dikonfirmasi.
Susunan kepengurusan MPG yang dimaksud, Ketua MPG Azis Syamsudin dan Wakil Ketua Nurdin Halid. Lima anggota MPG ini adalah Rudy Alfonso, Freddy Latumahina, Syamsul Huda, Dorel Amir dan Dewi Asmara.
(meg)