"Pelaku masih diidentifikasi, sedang disketsa karena pelaku menyerahkan surat ke sopir Camat, Ida Bagus," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/1).
Sejauh ini, fakta yang sudah didapatkan adalah jenis sepeda motor yang digunakan pelaku beserta plat nomornya. Pelaku, berdasarkan keterangan saksi, menggunakan sepeda motor bebek berplat AG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pelaku mengaku sebagai jaringan yang beraksi di Thamrin, Jakarta, pekan lalu, Kepolisian tidak serta merta mempercayainya. Menurut Anton, Kepolisian masih mencoba membuktikan keterkaitan pelaku dengan jaringan teror yang diakuinya.
Kepolisian menduga aksi diotaki oleh Bahrun Naim, warga Indonesia yang jadi petinggi Negara Islam Irak dan Suriah di Timur Tengah.
Karena perbuatannya, empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Setelah kejadian, kepolisian juga menetapkan status siaga I di seluruh Indonesia. (bag)