Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan 250 personil gabungan dikerahkan untuk mencari para korban.
Lima orang korban tewas di antaranya adalah Suprapti (45), Erni Yulianti (8), Amat Sarengat (80), Fitriana (18), dan Sumini (80). Sementara dua orang yang belum ditemukan adalah Triyanto (10) dan Salimah (60).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat banyak yang berdatangan menonton lokasi longsor. Seperti halnya di lokasi-lokasi bencana lain yang pernah terjadi, 'wisata bencana' ini menyebabkan jalan macet dan mengganggu akses petugas," kata Sutopo, Sabtu (6/2).
Lihat juga:Bencana Besar di Indonesia Sepanjang 2015 |
Longsor diakibatkan hujan deras berintensitas tinggi dan kondisi tanah labil. Lokasi longsor tepatnya berada di Desa Panungkulan, Kecamatan Gebang.
Longsor turun pada 17.00 WIB kemarin, menimbun tiga rumah di bawahnya. Ketujuh korban tinggal di rumah tersebut.
"Masyarakat diimbau untuk waspada ancaman banjir, longsor dan puting beliung. Hujan bulan Februari masih tinggi dan berpotensi memicu bencana," kata Sutopo. (bag)