Ridwan Kamil: Jakarta Banyak Kekurangan

Aulia Bintang, CNN Indonesia | Kamis, 25/02/2016 18:31 WIB
Ridwan Kamil: Jakarta Banyak Kekurangan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku Jakarta masih banyak yang perlu dibenahi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tak mau berbicara lebih banyak perihal peluangnya menjadi Gubernur DKI Jakarta karena hingga kini dia belum memutuskan apakah mau maju di Pemilihan Gubernur 2017 atau tidak. Hanya saja, Ridwan mengakui bahwa di Jakarta masih banyak hal yang perlu dibenahi.

"Oh masih banyak (kekurangan di Jakarta)," kata Ridwan saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/2).

Sayangnya, perkataan pria yang akrab disapa Emil tersebut tak dibarengi dengan penjelasan apa saja kekurangan yang dimiliki oleh Jakarta. Yang Emil katakan hanyalah kekurangan bukan hanya dimiliki Jakarta tapi juga di Bandung dan Jawa Tengah.


"Bandung juga masih banyak, Jateng juga banyak," ujar dia dengan diplomatis.

Emil yang terus ditanya terkait kekurangan Jakarta dan apa yang akan dia lakukan untuk Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama langsung memotong dan mengatakan bahwa itu akan dijadikan Emil sebagai alat kampanye.

"Jangan, itu mah disimpan untuk kampanye," kata Basuki sembari tertawa.

Sebelumnya Emil mengungkapkan akan segera memutuskan apakah akan berpartisipasi di Pemilihan Gubernur 2017 atau tidak. "Saya pengumuman maju atau tidak hari Senin ya (29/2)," kata Emil.

Emil menjelaskan pada akhir pekan besok dirinya akan mengunjungi sejumlah tokoh nasional untuk meminta wejangan perihal keputusannya maju atau tidak di Pilgub 2017. Sayangnya, dia tak mau membuka siapa saja tokoh yang akan dia datangi.

Namun dia memastikan orang terakhir yang akan didatangi adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Pokoknya terakhir ke Pak Prabowo," kata dia.

Senin (29/2) dipilih oleh Emil karena dia sudah menghitung banyak hal, salah satunya deadline April yang dia tetapkan sendiri.

"Karena ada deadline April maka saya hormati dan Senin ambil keputusan. Ini harus matang," ujar Emil. (pit/pit)