Demo Tolak Uber dan Grab, Ratusan Sopir Taksi Kumpul di Monas

Alfani Roosy Andinni, CNN Indonesia | Selasa, 22/03/2016 08:09 WIB
Demo Tolak Uber dan Grab, Ratusan Sopir Taksi Kumpul di Monas Ratusan supir taksi mogok operasi. Mereka berkumpul di Monas sebelum berunjuk rasa di Kemenkominfo. (CNNIndonesia.com/Alfani Roosy Andinni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendemo dari Paguyuban Pengemudi Angkatan Darat (PPAD) berkumpul di depan kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa (22/3). Para sopir taksi ini akan berunjuk rasa di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Dewan Perwakilan Rakyat.

Pantauan CNNIndonesia.com, sekitar pukul 07.30 WIB ratusan pendemo membawa taksi. Armada taksi yang berkumpul diantaranya Bule Bird, Ekspress, Eagle dan sejumlah taksi dari perusahaan lain yang biasa beroperasi di ibu kota.

"Kami jalan dari Kemayoran, ada 500 orang yang akan ke Kemkominfo dan DPR," kata salah satu koordinator pendemo PPAD Deri,

Menurutnya, aksi akan terus dilakukan sampai tuntutan menutup GrabCar dan Uber dikabulkan pemerintah.


Massa diarahkan melewati pintu masuk Monas oleh petugas polisi yang berjaga untuk menuju Kemkominfo. Puluhan petugas sudah berjaga sejak pagi di kawasan Monas.

Massa unjuk rasa PPAD akan secara langsung menyampaikan aspirasi tuntutan pembekuan perusahaan aplikasi yang menjadi perantara beroperasi angkutan ilegal seperti Grab Car dan Uber Car.

PPAD menilai perusahaan aplikasi tersebut telah melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Angkutan Jalan. (sur/sur)